《Bloodthirsty (END)》CHAPTER 2 -SENSITIVE-
Advertisement
"Huuh..hanya mimpi! Aku mulai berdelusi. Mungkin efeknya. Kukira mimpi tadi sungguh nyata."sambil merenung "Walaupun terlihat nyata."lanjutnya bergumam pelan.
Kring...kring....kring....
"Alarm sialan!! Tak bisakah kau diam dan membiarkanku tidur lagi?!"sambil memukul alarm untuk diam.
Ring...ring...ring...
" Handphone sialan!! Lagi-lagi mengganggu!"sambil mengambil handphonenya di kasur dan hendak melemparnya.
Belum sempat terlempar, lagi-lagi terdengar pesan suara dari seseorang. Lagi-lagi dia. Ya! Tentu saja Jie sialan itu. Kalau sudah begini ia tidak dapat menghindarinya atau Jie pasti akan melaporkan dirinya kepada dosen bahwa ia membolos. Menyebalkan!!
Seperti biasa, berpakaian apa adanya. Hanya Berkemeja panjang dengan celana jeans dan rambut yang digulung asal-asalan sudah menjadi ciri khasnya.
"Kenapa selalu dapat kelas pagi sih! Walaupun begitu ada untungnya sih, bisa kerja magang di rumah sakit."
Beberapa menit kemudian......
"Sial! Dah jam segini, mana lagi bis belum datang."gerutunya.
Akhirnya tanpa basa basi lagi, ia berlari menuju universitasnya.
Ting...ting....ting......
"Kau butuh tumpangan, Elyx?"tawar seseorang.
"Aish.. kau ini.!! Membuatku kaget saja. Tentu saja."sambil membuka pintu mobil dan masuk ke dalamnya.
"Jika kau menawariku lebih awal mungkin tampilanku tidak akan semenyedihkan ini!"serunya.
"Sejak kapan kau peduli dengan tampilanmu ini Fel?"sambil menahan tawanya.
'Aish..!"sambil memukul kepala Jie.
Sesampainya.....
"Thanks ya!" sambil membuka pintu mobil.
"Eh, tunggu dulu! Jadi, nanti jadi kan?"tanya Jie berharap bisa.
"Satu kata buat kamu 'MAAF'. Karena aku harus pergi ke rumah sakit setelahnya."jawabnya merasa tak bersalah.
"Huuuh.. padahal aku sudah tidak sabar."balas YunJie.
"Mau bagaimana lagi, Ini juga penting bagiku lho!"balasnya sambil tertawa.
Di kelas......
"Eh... apa aku terlalu gasik ya???"tanyanya heran.
"Justru kau sangat terlambat Fel."jawab teman dekatnya, Keen. "Apa kau baik-baik saja?"lanjutnya.
"Tentu saja tidak. Btw, habis ini kau mau kemana? Apa kau mau ikut denganku ke..."
"Maaf menolak tawaranmu lagi. Sepertinya aku ada janji belanja bersama temanku." jawab Keen, memutus pembicaraan Felyx. "Kenapa kau tidak mencoba mengubah gaya hidupmu yang selalu membosankan."
"Maksudmu?"
"Seperti bergaul dengan wanita lainnya, pergi belanja, dan memperbaiki penampilanmu yang kuno itu."
"Hanya membuang waktu saja!"dengus Felyx, walaupun sedikit tersinggung.
"Apa kau tak bisa sedikit santai? Kau tahu kan aku hanya bercanda. Jangan anggap serius ucapanku ya."
"Terserah katamu saja!"sambil pergi keluar kelas dan berjalan menuju taman meninggalkannya.
"Sensitif sekali, sih."gumam Keen pelan.
Advertisement
- In Serial24 Chapters
Last Shadows of a Booming Sky
Kidnapped by evangelizing bugs while scavenging for food, Tomas and his Rottengall cat find themselves in a fight to salvage the Earth, and save a stranded colony.
8 228 - In Serial14 Chapters
Professor's Little Girl
Don't we all love a age gap
8 197 - In Serial12 Chapters
Project Abra
Mike Lingston is trapped in an abandoned underground facility, with only a artificial assistant in his head as backup.
8 145 - In Serial27 Chapters
New World +
The Rosen Fang guild were in the middle of a raid when the world suddenly ends and they wake up in a new world
8 131 - In Serial12 Chapters
Sword in Well
[participant in the Royal Road Writathon challenge]Mei Xing was a peasent girl and she would have probably lived and died that way. But her fate was changed when demons attacked her village, forcing her to discover and ancient power to defend herself and her own. But what does this changed fate hold in store for her?
8 189 - In Serial43 Chapters
Anger Management
❝Good morning. This is Target, how can I help you?❞❝Why do I have the sudden urge to kill my family?❞❝...Woah...well...shit. Ma'am, I think you dialed the wrong number.❞❝No. I dialed correctly. Are you any help?❞❝...No sé qué decir a esta chica loca.❞In which a girl named Farah calls Target and meets a boy named Chance.Best Rank : #1 in Short Story (8/27/16)
8 163

