《Little Yeol [Chanbaek]✔》1. LY 🐘
Advertisement
Gua gatau ceritanya bakal seru apa kaga. kalo seru comen aja biar lanjut, jangan pelit² buat ngeVote, mikir soalnya:) hii
𝗪𝗮𝗿𝗻𝗶𝗻𝗴!!
𝗜𝗻𝗶 𝗖𝗲𝗿𝗶𝘁𝗮𝗳𝗳 𝗕𝘅𝗕. 𝗷𝗮𝗱𝗶 𝗸𝗮𝗹𝗼 𝗴𝗮 𝗰𝗼𝗰𝗼𝗸 𝗡𝗮𝗴𝗮𝗷𝘂𝘀𝗲𝘆𝗼~
Happy Reading
-
-
-
🐣🐣🐣🐣
Pagi yang cerah,seorang namja mungil yang sudah terbangun lebih pagi dari biasanya, karna mengingat ini hari Senin dan pasti akan Upacara di sekolahnya. Tentu dirinya tidak ingin telat. Ngaku loh pada yg suka telat!!
.
.
"EOMMA!!." Teriaknya namja mungil itu, yg tengah menuruni anak tangga seraya memasang dasi sekolahnya dengan teliti.
"Apaan si? masih pagi Gausah teriak-teriak, gaenak sama tetangga ntr." ujar taeyeon dengan kesalnya yg tengah menata makanan di meja makan. Eomma baekhyun.
Iyalah wong masih jam 06:05 pagi, anaknya teriak gitu mana melengking banget suaranya. kaget dh tetangga yg lagi mimpi enaa:) denger suara si baekhyun.
Namja mungil itu menghampiri eomma nya yg selesai menata makanan, dan langsung mencium pipi kanan taeyeon dengan lembut setelahnya menyengir tak berdosa.
"Hehe... Eomma, baekhyun berangkat dah."
"Jangan lupa, nyampe disekolah langsung di makan bekelnya biar nanti ga pusing pas upacara ya." Ujar lembut taeyeon, sambil memasukan bekal makanan ke dalam tas yg di gendong namja mungil itu.
"Siap 69!!" tegasnya dengan menuntun tangannya seperti hormat. taeyeon yg mendengar jwbnya langsung melotot ke arah anaknya, jgn lupakan pipinya yg jg merona.
Baekhyun yg tiba²di plototin seperti itu langsung bingung dan takuttt dengan mata eomma nya. sedikit menyeramkan.
"E-eomma ke-kenapa melotot? Apa ada yg salah dengan ucapanku?" Cicit baekhyun. dia tidak mengerti, dirinya hanya ngasal untuk menjawab.
Eomma taeyeon menggeleng kan kepalanya dengan cepat. dan melenggang pergi kedapur untuk meneguk air.
Untung lgi gada donghae, kalo ada abiss lah aku- taeyeon membatin.
🐣🐣🐣🐣
'
Di kelas X IPA-B. namja mungil itu sedang mengamati Guru yang ada di depanya yg tengah menjelaskan matematika tentang Trigonometri. Cukup mengerti namja mungil itu, walau dirinya tidak terlalu suka dengan matematika. Tapi gurunya menjelaskan dengan asik menurut baekhyun, Membuat namja mungil itu mengerti.
Advertisement
"Mengerti anak-anak?!!" ucap tegas guru choi.
"Mengerti Pakk!!" Serempak nya siswa kelas
Kring kringg~ (bel pulang)
Setelah pak choi keluar,namja bermata rusa itu bertanya, "Baek kau mengerti??"
"Tentu lu, gurunya asik saat menjelaskanya"
Luhan, dia namja bermata rusa
"Akuu... Diriku Tidak baek hah~ susah:("
Ucapnya sambil mnghela nafas lesu. Baekhyun hanya terkekeh
🐣🐣🐣🐣
Di tempat lain seorang namja kecil sedang berjalan sambil menggerutu karna merasa capek sedari tadi tidak mendapatkan yg ia cari,
"Hhh~ aku...halus kemana sekalang?" ujarnya dengan wajah tertekuk,bibir manyun sambil menendang krikil²kecil yg ada di jalan.
"Aku sangat la-eh itu dia!" pekik senangnya, akhirnya dia mendapatkan apa yg ia cari.
Dengan setengah berlari namja kecil itu langsung sampai ketempat yang ia maksud. Sebelum mengambil nya namja kecil itu Celingak Celinguk lucu, takut ada yg melihat dirinya. setelah menurut nya tidak ada, langsung saja dia mengambil.
Srekk srekk srekk...
"Dapat!!" dan cepat namja kecil itu duduk di tempat sampingnya yg tdi ia ambil.
Dengan lahap ia memakannya. Ia bingung mengapa semua orang harus menyisakan makanan enak dan membuangnya ke tempat sampah. Sangat Mubazir pikirnya.
"Huh! Dasal olang kaya, seenyaknya membuang makanan enyak ini, sisanya masih banyak lagi," ujar nya dengan kesal yg sangat lucu saat di dengar.
Wahh gua jg mau denger wehh:(
"Menulut ku ini sangat enyak nyam nyam~" Lanjutnya dengan pipi yg menggembung karna terus mengunyah nasi goreng dan ayam bagian sayap. menurutnya ini sangatt enak.
Tapi itu kotor zayangg:(
🐣🐣🐣🐣
"Hah~ capek sekali jalan. Kenapa eomma tidak bilang sebelumnya kalau ingin rapat dengan rekan bisnis si!! Aishh ck...." namja mungil itu menggerutu sebal. Eomma nya dengan tiba-tiba menelpon dan berkata,
"Baekhyunaa, hari ini eomma sedang rapat dengan rekan bisnis butik eomma, eomma Lupa menjemput mu maaf ne. Pakai go-"
"Eomma! Kenapa bilangnya dadakan, tau gitu aku bareng dengan luhan. Sudahlah."
Advertisement
Pip
Dan disitu lah Baekhyun langsung memutuskan panggilan sepihak. Mana habis batre, sialnya uangnya jg ikut habis Hah~
.
.
.
Namja mungil itu terus berjalan dan sampai di jalan depan dekat toko elektronik dirinya menangkap sosok namja mungil nan imut di matanya, tapii namja mungil itu kenapa pakaian nya kotor dan memakan makanan kotor juga.
Kasian sekali, dimana keluarganya? baekhyun membatin.
Namja mungil itu mendekat, berjalan lurus ke depan tempat dimana namja kecil nan imut itu sedang memakan makanan kotor.
Setelah sampai Baekhyun berjongkok dan menatap namja kecil nan imut itu dengan gemass. dengan bibir manyun, pipi menggembung karna ada makanan dan mengunyah.
"Haii gembul, berhentilah makan yg tidak bergizi sperti ini!!" ujarnya dan langsung menarik makanan yg ada di tangan si mungil dengan cepat.
Anak kecil itu langsung melotot lucu dengan mempoutkan bibirnya keorang yg sudah mengambil makanan enaknya dengan berenti mengunyah dan,
"Yaa Noona!!~" ujarnya dengan mengerjapkan mata bulatnya untuk menatap baekhyun. sangat imutt..
Aku gakuat kawann😧tolongin gue, gamau ngebayangin si Cahyo kek gitu😣
Nih gambaran ceritanya yaa. Park Chanyeol Umur nya 7 thn,Tapi sifatnya masih seperti anak 3 tahun dan bicaranya pun masih cadel. Bongsor imut imut gimana gitu:)
Cast friend: Xi Luhan/Lulu (X IPA-B)umur 15thn.
Advertisement
- In Serial29 Chapters
The Hammer Effect
Power, Power, Power. Everyone wants it. No one wants to lose it. It corrupts, It performs miracles. It causes untold devastation. Power, the aim of all madmen. The thing that allows them to enable their impetus. I want power, and with where I'm going, I'll need it to ensure my survival, after all there's much of it up for the taking.
8 134 - In Serial17 Chapters
Spark of the Revenant
In the far corners of the multiverse, anarchy reigns supreme. Entire sectors are dominated by smugglers and raiders vying for control over an ancient energy source that grants supernatural abilities alongside levels and stats. On a seemingly normal day, Eon, a hacker, comes in contact with these raiders. Negotiation is impossible. The only language they speak is power. A language that Eon will have to learn or die trying. Because after his first death, he will need something far more practical than an AI to survive the dangers of the Outer Rim. Schedule: Monday - Friday
8 163 - In Serial9 Chapters
Rising of the shield hero: the fifth forgotten hero
This is my rising of the shield hero fan story. What if a forgotten hero was summoned along with the 4 cardinal heroes. This hero was often forgotten due to him being very mysterious and creative, staying under the radar as much as possible. What will be this hero's fate will he fall for the stereotype or will he be different and will be aknowledged by the world? read to find out!!!(DISCLAIMER: I DO NOT OWN ANY ART USED IN THIS STORY NOR DO I OWN TEAM FORTRESS 2 OR THE RISING OF THE SHIELD HERO
8 184 - In Serial30 Chapters
The Unforgiving World
The year is 2032, disappearances had started a month ago, nobody noticed at first as most of the disappearances had occurred all over the world. However after the children of the people in power started vanishing, people started looking into the disappearances. The blame was focused entirely on China who had greatly rose in power, however nobody cared to check to see if China's civilians were also vanishing. After around 900 people had disappeared off the face of the earth, countries stopped blaming China and looked for alternatives for the reason why. Our Protagonist Gabriel L. Novak has just become one of those who disappeared.
8 229 - In Serial51 Chapters
Anything for you (Obsessive bf x F reader)
He's obsessed with you, that's what you want right?⚠️ Not my cover , just for representation
8 165 - In Serial38 Chapters
On Tilt [in progress]
Going on tilt is like falling in love: both make you foolish and should be avoided at all costs. *BROOKEI hate Dean Hollis.I tell myself that every day. And some days, I almost believe it. Some days, I sell myself on at least a solid dislike of who he is and what he stands for.Like his stupid charming smile. His stupid sculpted forearms. And his stupid addictive cologne that leaves me light in the head and weak in the knees. He's a vintage blend of infuriating and intoxicating, all in one deceptively handsome bottle.Let's not forget his notoriety for emotional hit-and-runs. Dean is a bad decision just waiting to happen. I would know.Been there, done that... Literally.*DEANI remember the first time I saw Brooke Maccabe. My first thought was, holy shit. That's the hottest girl I've ever seen. I was trying to think of a good pickup line when she walked up to our door and gave Brendan a hug.My next thought was, fuck my life. Because that dime? She was my best friend's baby sister. And she was sixteen.Verboten. Off-limits. The Demilitarized Zone. She may as well have had a blinking red neon sign over her head that read, 'Look but don't touch: Violation punishable by death'.Problem is, I really wanted to touch.And the even bigger problem is, nine years later, I did.*18+ for explicit adult content
8 195

