《Little Yeol [Chanbaek]✔》5. LY 🐘
Advertisement
Dua hari berlalu setelah terjadinya mimpi buruk yg dialami Namja mungil tersebut. Dirinya benar-benar merawat Chanyeol kecil layaknya adik kandung, meski chanyeol tetap keukeuh memanggil dirinya dengan embel-embel Noona bukan Kaka ataupun Hyung.
Dimalam hari sepasang adik kakak itu sedang melakukan aktivasi masing-masing di kamar Namja Mungil seperti,
"Noona, ajalin yollie huluf yg yollie gabisa dong!." Ujar Chanyeol kecil, yg berada di samping Baekhyun dengan nada kesal.
Mereka lagi duduk di Ranjang. Dengan Baekhyun yg tengah memangku Laptop dan Chanyeol kecil memangku buku tulis kosong untuk dirinya belajar.
Baekhyun masih Asik dengan Laptopnya yg mana dirinya menonton Funny Moment Exo. Chanyeol kecil yg di diami tentu saja merasa kesal, akhirnya dirinya merebut laptop yg ada di pangkuan noona nya dengan kasar hingga sang empu kaget.
"Kau kenapa sih?!" Tanya Baek seraya merebut laptop di tangan Chanyeol kecil.
Dengusan Chanyeol kecil terdengar di telinga si Mungil, "Yollie ingin tahu apa yg Baekie noona lihat hingga mendiami ucapan yollie sedali tadi heuh!." Ujarnya dengan kesal.
Bukannya takut, Baekhyun yg lihat itupun mencubit kedua pipi gembul dengan gemas, "Kau sangat menggemaskan!."
"Memang. Tapi kau lebih menggemaskan!." Ujar Chanyeol kecil, seraya menguyel kedua pipi namja manis itu dan menggumankan kata, 'gemas gemas gemass' disela uyelanya.
Namja manis itu tentu merasa senang dan ikutan menguyel pipi Chanyeol kecil. tanpa di sadari dirinya mencium,
Bibir Chanyeol kecil sangat singkat. Korbanya hanya mengerjap-ngerjap lucu mata bulatnya. Baekhyun tersadar dan tersenyum maniss menguarkan Eyesmile nya. ^–^
Euhh...Aduhh takith sekali jantung yollie- Chanyeol kecil membatin, dan tersenyum malu hingga telinganya memerah.
Baekhyun yg melihat telinga Gembulnya merah langsung panik, "Eoh, gembul kenapa telinga mu memerah? Kau sakit?." Tanya nya seraya membolak balik telinga Caplang namja kecil itu.
Dasar Uke g peka. Lu sendiri yg ulah juga-_
Dengan tangan mungil namja manis itu di pipi Chanyeol kecil membuat Chanyeol kecil memanyun kan bibirnya seperti ikan maskoki kkk~ Lantas dengan cepat dirinya menggeleng kan kepalanya pertanda tidak.
Advertisement
Oke Baekhyun menutup Laptopnya menaru di meja belajarnya lalu kembali ke ranjang. Gerak gerik tubuh Baekhyun dilihat Chanyeol kecil dengan tatapan Lucunya.
"Baiklah. Mari kita mulai."
🐣🐣🐣🐣
Lima Tahun Di mana Chanyeol masih tinggal di pedesaan....
Dirumah kecil milik keluarga Park. Tepatnya di pedesaan terpencil, Dimana Chanyeol kecil masih mempunyai keluarga yang sangat Bahagia walau keluarga nya serba kekurangan, tapi mereka menjalani nya dengan nikmat dan saling memberikan semangat.
Rumah yang hanya memiliki satu ruang, disana tidak ada kamar, tidak ada dapur, dan tidak adaa kamar mandi hanya memakai sumur di belakang rumahnya. Membuat keluarga nya kesulitan di awal namun waktu– hari semakin berjalan membuat keluarnya terbiasa
Di keterpurukan ekonomi karna orang tua Chanyeol hanya kerja serabutan dengan gaji yg sangat dikit untuk membiayai kebutuhan sehari-hari nya membuat Chanyeol kecil tidak disekolahkan dan Chanyeol kecil tentu sulit berbicara dengan benar hingga menjadi Cadel di berapa huruf.
Chanyeol kecil juga mempunyai Noona yang bernama Park Yoora hanya berbeda 3tahun dengan Chanyeol. Namun Yoora di umur 7 tahun telah di nyatakan Meninggal dunia karna Penyakit Komplikasi atau kwashiorkor yang dimana akibat kekurangan gizi dan membuat dirinya kelainan dibandingkan anak normal seusianya.
Di tengah ruangan sekeluarga berkumpul tampa Anak pertama.
"Umma, yollie kapan cekolahnya?" Tanya si anak. Posisi mereka Chanyeol duduk di tengah mereka.
Umma nya terdiam
"Yollie dengar appa. Nanti yollie bakal sekolah kalau sudah gede ne, sekarang yollie masih kecil jadi belajar nya dirumah. Mengerti?." Ujar appa Chanyeol.
Chanyeol mengangguk lucu, arti ia paham, "belalti cekalang yollie belajalnya dilumah dulu, gitu?"
Kedua orang tuanya pun mengangguk dan tersenyum lalu mereka bertiga berpelukan ᕦ( ͡° ͜ʖ ͡°)ᕤ
•••
🐣🐣🐣🐣
"Baekie noona, yollie ingin ice klim lasa pisang. Ayok beli~." Ujar Chanyeol kecil seraya bergelayut manja di lengan ramping namja manis. Baekhyun berdehem untuk menjawab ny.
Sore hari. Mereka berdua sedang di Taman dekat komplek perumahan Baekhyun–ini paksaan dari si gembul nya, Baekhyun yg baru pulang sekolah tentu lelah tapi setelah mendengar lirihan dari si gembul Baekhyun mau tak mau menurtinya. dia juga ingin membahagiakan si gembul layaknya Adik.
Advertisement
Mereka sudah sampai di penjualan ice krim didekat Taman, tidak perlu waktu lama untuk berjalan hanya beberapa langkah saja sudah sampai.
"Mas. ice krim rasa pisang nya satu, yg rasa stroberi satu ya, di–"
"Cup jumbo ya pak buat ice klim pisangnya hehe.." Ujarnya semangat dengan memperlihatkan dimple nya.
Baekhyun mengangguk membenarkan ucapan Si gembul.
"Ini adik manis. Aigoo kau menggemaskan." Ujar si penjual es.
Chanyeol kecil tersenyum, "Baekie noona lebih menggemaskan pak, lihat." Sarkasnya lucu seraya menunjuk kearah Baekhyun yg sedang menahan malu.
Penjual nya menangguk cepat, karna memang fakta mereka berdua sangat menggemaskan. Tapi bapaknya gatau kalo si mungil itu adalah Namja kkk~
🐣🐣🐣🐣
"Hyung, kau tidak ingin mencari adikmu Chanyeol?" Tanya Namja albino. Yg sedang menyeruput Bubble tea
Mereka sedang nongkrong di Cafe Plazzo di dekat perumahan Sehun.
"Tidak, tidak sudi." Kris Acuh. Dan masih menatap layar hpnya yg menampilkan video xxx (dewasa) dengan volume yg lumayan kalo seorang berjalan melewati mejanya.
Sungguh teganya kau tonggos ups🙊🙈
"Walaupun dia adik tirimu, setidaknya kau tetap mencari nya hyung dia masih kecil kau tega sekali kepadanya.
Kalau aku jadi kau, aku akan memperlakukan layak nya adik kandung dengan sangat baik." Ujar Sehun. Dengan santai dan membuat kriss naik pitam.
Anak sialann itu selalu saja merebut orang yang aku dekati dan meracuni isi kepalanya.
Dan semua orang menyalahkan ku.
BRAKK
"ITU BUKAN URUSANKU SIALANN!!!. DIA BUKAN ADIKKU!!." Kris lah yg menggebrak meja cafe yg skrg mebelah dua.
Melenggang pergi dari cafe dan meninggalkan dua temanya yang nampak raut sedih.
"Ganti yg rusak nya hun, cepet!." Sarkas namja tan biasa di panggil Kai, itu berdiri dengan wajah datar menyuruh Sehun untuk membayarnya.
"Enak saja tidak gratis tau. Kau harus membayar nanti malam dan bermain hingga pagi denganku." Mutlak Sehun dan langsung ke kasir untuk membayar kerusakan tadi.
Hihh udah tonggos g bertanggung jawab lagi -_
Astagfirr...
Kai mendengar itu langsung diam kaku.
Matilah aku - Kai membatin. Dengan raut khawatir nya.
Masalahnya Sehun kalau bermain tidak ngotak...
"Mommy hiks... Yollie mau Enenn eungh~"
Advertisement
- In Serial191 Chapters
The Voyager
This fiction is no longer been updated. The author is working on a remastered version right now. Tune in one The Voyager: Remastered When a girl with no emotion at all was taken into a mysterious organization and forced to travel through different dimensions to complete missions, she was more than happy to comply. Follow Jean Turner as she navigates her way through all the hell. Ft. Starcraft, Resident Evil... Updates will be frequent. Follow this story to get immediate notices on the updates. All rights belong to their owners. Starcraft rights belong to blizzard. Resident Evil rights belong to its owners(Constantin film...). This fiction is completely intended for fun and not for profit. I only own my mc and other characters/organizations I create.
8 112 - In Serial15 Chapters
The Emperor's Hound
Alyn is a page serving in Fourth Star Court, going to lessons with the others in her year and learning what is required of a noble in the Nine Star Courts. One day, to her surprise, she is summoned to attend her assigned patron, Lord Miervaldis, on a mission from the Sun Emperor himself; to investigate a murder in Fifth Star Court. A scribe has been killed, and the only suspect is the lord he served, one Lord Cassian. Upon arrival at Fifth Star Court, Miervaldis commences his investigations and Alyn works hard in following up the leads available; the bullying Lord Cassian himself, his disgruntled heir, and the son of the man Cassian killed in a duel, among others. In the midst of the tangle of suspects and their motives, it becomes apparent to Alyn that there is far more going on behind the scenes. Lord Miervaldis has secrets of his own; he may not be the harmless eccentric she thought at first. Where should her loyalties lie? How exactly is the Sun Emperor involved? What is really going on? Alyn will find her loyalty tested to the limit as Miervaldis' investigation turns up more trouble than he bargained for.
8 197 - In Serial70 Chapters
Project Resolution URI
Uri must say goodbye to his world as he knew it. His active social life and his happy-go-lucky spirit meet an end when Juzo, a young man identical to him who claims to be his twin brother, shows up to tell him about a scientific project they both were part of without knowing it. From that moment on, Uri must go through a storm of dangers and revelations together with Malin, Juzo’s partner, while trying to preserve his identity, his sanity, and even his own life. I'll be posting new chapters every other day.
8 216 - In Serial28 Chapters
bleeding love
THIS STORY IS FINISHED!!! Catherine is being sold - to a vampire. She thinks they're cruel, viscous beings incapable of loving anyone. When she finds out the one she loves, Han's, has been killed by his own Vampire employer, she vows she'll get away from the prison. Vampires just keep humans as pets to feed on and to mess with their heads - or that's what she thinks. Is it possible there's more to her vampire employer, Damien, then she thought?
8 99 - In Serial14 Chapters
The Ratter
By gnawing through a dike, even a rat may drown a nation.-Edmund Burke There are three kinds of monsters that every rookie adventurer can be expected to face. The first is the goblin, the small green humanoids that often cause problems out on the frontier. The second is the slime, the sneaky ambush predator that likes to drop down from the ceiling and seems to be just about everywhere. And then, there's the giant rat, the plague of the sewer and the tavern cellar. But they're nothing but a petty annoyance, right? Right? Wrong. Giant rats multiply like wildfire and mature very quickly. Unlike rats, they can very quickly exceed their available food supply and start hunting for human flesh the moment that nothing else is available. A hungry swarm, unchecked, can eat a city alive. But not if The Ratter has anything to say about it.
8 144 - In Serial29 Chapters
GUARD | Billie Eilish
NEW CHAPTER EVERY TUESDAYBillie Eilish gains a new bodyguard. As their adventure takes place with crazy fans and paparazzi, will something grow between them?This book will not have any author notes or trigger warning to give an almost 'real life' effect.You have been warnedRead at your own risk
8 301

