《Sharing Materi with IWF》Puisi Akrostik dan Puisi Erotis
Advertisement
Hari, tanggal: Selasa, 12 September 2017
Materi: Puisi Akrostik dan Puisi Erotis
Pemateri: Flo
Notul: Hilda
Pembahasannya akan agak gimana gituh, ya. Jadi, harap ambil sisi positifnya, ya. Semoga bermanfaat :)
●○●
Ok hari ini aku bakal bawain materi tentang puisi. Ada dua gaya puisi berbeda yang akan aku jelaskan, yaitu :
Sebelum lanjut, aku mau jelasin apa itu puisi.
ragam sastra yang bahasanya terikat oleh irama, matra, rima, dan penyusunan larik dan bait.
Nah sedangkan sendiri mungkin belum lumrah dalam pendengaran kalian.
Puisi Akrostik, atau dalam bahasa yunani adalah Sajak atau puisi yang huruf awal dari setiap baris menyusun sebuah kata atau kalimat secara vertikal dari atas ke bawah. Puisi Akrostik biasanya membicarakan apa yang menjadi susunan huruf yang membentuk sebuah kalimat di awal baris.
Untuk kalian atau para pemula yang ingin belajar membuat puisi, aku recommended banget Puisi Akrostik ini sebagai bahan pembelajaran kalian, karena tidak memerlukan penggunaan diksi yang rumit, rima, majas, atau kesinambungan antar bait per-bait.
Contoh dengan sebuah subjek
P => ahatan indah sang dewi fortuna
A =>ngan lekukan dan rekaan dunia
H =>endak menyapa elusan mahakarya
A =>ndai ini bukan fana dan memang keindahan nyata
Atau dengan nama seseorang pun bisa
Contoh :
S => emerdu saat kudengar suaranya
H => ingga 'ku terpana menatapnya
E => ntah ilusi atau nyata
R => asanya aku merasakan gejolak di dada
L => ewat rasa yang tak terucap dikata
E => ngkaulah yang 'ku tunggu hingga ajal tiba
N => amamu, akan 'ku ukir dalam lukisan jiwa
Seperti itulah contoh puisi akrostik yang bisa aku berikan, mohon maaf bila nama bersangkutan yang aku gunakan.
Nah, selanjutnya aku akan kasih atau langkah-langkah menulis puisi akrostik.
- Siapkan bahan, yakni alat tulis, kertas, gadget, ataupun komputer agar memudahkan kalian menyusun puisi akrostik.
- Ketahui cara kerja akrostik. Akrostik mungkin terdengar rumit, kalian hanya harus mengingat huruf pertama dari tiap baris, yang jika dibaca secara vertikal akan mengeja topik puisi tersebut.
Advertisement
- Tentukan Tema/Gagasan.
Apa yang ingin kalian tulis? Tentukan topik yang bisa kalian bicarakan dengan tak habis-habisnya dan yang sebaiknya membuka ruang untuk penulisan dengan gambaran yang melibatkan pancaindra, serta bahasa yang berdaya cipta.
- Tulislah kata topik kalian secara menurun/vertikal. Karena tiap baris harus dimulai dengan huruf dari kata topik, kalian harus selalu mulai dengan menuliskan kata tersebut. Dengan demikian, kalian bisa membayangkan puisi dan mulai mengantisipasi bagaimana baris-baris kalian akan menyatu.
- Isi baris dalam puisi kalian. Kalian mungkin tergoda untuk memulai dari baris pertama, tetapi tidak harus seperti itu. Lihat semua huruf yang harus kalian kerjakan. Apa hal paling menarik yang tercetus dalam pikiran kalian, yang dimulai dengan salah satu dari huruf tadi?
- Cobalah gunakan simile dan metafora. Simile adalah perbandingan yang menggunakan kata seperti “menyerupai” atau “bagaikan”: Merah bagaikan bunga mawar.
- Gunakan bahasa yang berdaya cipta. Hindari kata-kata klise (kata-kata yang sudah terlalu biasa sehingga telah dikenal semua orang) Contohnya menyatakan sesuatu “biru, sebiru langit disiang hari” atau membandingkan awan dengan kapas. Sebaliknya, cobalah sekreatif mungkin! Cobalah munculkan deskripsi, gambaran, perbandingan yang belum pernah Anda dengar sebelumnya.
- Revisi puisi kalian. Hanya karena kalian telah selesai mengisi baris dari puisi akrostik bukan berarti kalian telah selesai! Setelah menyelesaikan draf pertama, coba baca ulang dan pikirkan bagaimana kalian bisa membuatnya lebih baik lagi.
Sekian atau cukup sampai di situ pembahasan tentang puisi akrostik, sebelum lanjut ke pembahasan puisi erotis....
Seperti sebelumnya aku ingin tanya terlebih dahulu. Adakah yang mengetahui apa itu karya Erotis atau Erotisme?
Tutorku dulu bilang, Pornografi dan erotisme itu berbeda.
erotisme lebih eksplorasi dari perasaan dan emosi terinspirasi oleh seks dan seksualitas.
Namun pornografi, berfokus sepenuhnya pada tindakan fisik ,baik secara tertulis, fotografi atau film.
Pertanyaannya, haruskah menuliskannya dalam bahasa yang fulgar?
Sebetulnya ini hanya proses kreasi dari kreatifitas seseorang untuk menuangkan apa yang di rasakan atau di bayangkan dengan bahasa yang erotis.
Advertisement
Nah sekarang kan bahasanya "kenapa bisa erotisme itu jadi sesuatu yang estetis dalam seni"
Apa tulisan yang erotisme itu selalu menuju pada pornografi?
Itu pun bukan pornografi Erotisme dalam Seni Lukis Lukisan atau potografi adalah sebuah media yang lebih mudah terlihat secara visual dibandingkan dengan teks sastra di mana Anda harus memahami gaya bahasa penulis dan permainan kata.
Nah, di dalam tulisan erotisme itu sendiri bukan sekedar menulis "bagian intim" pada tubuh tapi di balik itu ada maksud tersendiri.
Dalam prosa sajak atau puisi erotis didalamnya selalu ada unsur pemujaan kepada sesuatu yang indah. Adapun hidup, jiwa, badan dan moral.
Sementara Kamasutra itu sendiri hanya membangkitkan gairah hasrat sexualitas libido si pembaca sehingga timbul rasa seksualitas itu sendiri.
Contoh atau maksud dari pemujaan di sini seperti apa kak, bisa kasih contohnya? Oke berikut ini hasil semediku juga merupakan pembuatan puisi yang sangat aku sukai 😀😀😀
Contoh puisi erotisku.
Hentakan lebih lagi, agar gelora naik ke atas kepala.
Sejenak agar orang lain merasakan hal yang sama
Hembusan nafasmu: jilatan lidahmu memberikan kesan
Madu cinta yang tak terbendung. Agar tetap sama berpagut pada
Mahakarya dunia.
Lekukkan tubuhmu, gerakan seutuhnya untukku
Agar gairah terus datang memberi kenikmatan.
Dua raga yang berbeda menyatu dalam madu cinta dunia
Menyiapkan segala dosa, asalkan kita tetap cinta.
Maksud dari Pemujaan itu seperti rasa lebih eksplorasi dari perasaan dan emosi.
Nah kan, di Indonesia itu sendiri masih di anggap tabu untuk sebagian orang. Bagaimana erotisme itu masuk ke Indonesia?
erotisme dalam seni di Indoensia sudah ada sejak dulu, juga termasuk di dalamnya tentang permunculan Candi Sukuh yang relief-reliefnya menimbulkan multi interpretasi, juga kebanyakan orang menilainya porno dan erotis. apakah benar demikian?
Erotisme dalam Teks Sastra Banyak penulis berbakat Indonesia yang menulis dengan tema erotis. Contoh untuk penulis modern, Djenar Maesa Ayu.
Ia menulis banyak cerpen dengan tema erotis, misalnya saja seperti cerpen yang berjudul Menyusu Ayah. Djenar menceritakan kehidupan seorang anak perempuan yang lahir dari rahim ibu yang berprofesi sebagai seorang pelacur, dan ibunya meninggal setelah melahirkannya. Sang anak belum pernah meminum seteguk pun ASI dari ibunya.
Diceritakan si anak meminum ‘susu’ dari ayahnya sebagai pengganti ASI ibunya. Di bawah ini kami lampirkan potongan dari cerpen tersebut. Nama saya Nayla. Saya perempuan tapi saya tidak lebih lemah dari laki-laki. Karena, saya tidak mengisap puting payudara ibu. Saya mengisap penis ayah. Dan saya tidak menyedot air susu ibu. Saya menyedot air mani ayah.”
Selebihnya aku gak tau lagi cerita apa, yang aku tau cuma itu. Itupun dari tutorku hehe. Yaitu Sarah Santosa. Karyanya bagus-bagus loh hehe.
Atau kita bisa ikuti cara idolaku juga yaitu Kak Ama. Naked Poems (twitter) puisi sangat unik? Kenapa unik, karna Kak Ama mengkombinasikan antara religius dan seksualitas. Simak juga yah inspirasi pertamanya.
Dari puisi Gibran dan Rumi, saya merangkum sesuatu yang sampai saat ini menjadi pengaruh besar dalam menulis.
Beberapa karya Gibran ada yang menyinggung hal-hal seksualitas dan dalam karya Rumi banyak unsur religiusitas. Saya berpikir kenapa tidak keduanya digabung jadi satu. Jadi sampai saat ini gaya menulis saya tidak jauh dari unsur erotis-religius. Saya berpikir bahwa "mencintai kekasih adalah cara terbaik mencium Tuhan.".
Sesuatu yang tabu, dan tak pernah terlintas pastinya bisa jadi sekeren itu.
Oke sekian, materi Puisi dariku. Juga jadikan pembelajaran tapi menjadi sebuah atau sesuatu hal yang positif yah guys 😉😉 Thanks udah mau ikuti kelas hari ini dan nyastra bareng aku hehe 😅😅
●○●
Q1: Misalkan harus kayak di contoh tadi. MAKSUDNYA GIMANA?
A1: Contoh tdi hanya sbg pembelajaran saja, gak harus sama kurang lebih seperti itu.
Q2: Jadi misal lebih kayak mengekspresikan perasaan sebagai perempuan gitu ya?
A2: Ia lebih ke mengeksperikan atau menunjukan dalam bentuk teks. Ataupun deskripsi.
■□■
Nah, ambil sisi positifnya buang sisi negatifnya, ya, Fams.
Sekian materinya. Semoga bermanfaat bagi Fams semua.
Wassalam.
Bandung, 19 September 2017.
Salam,
Anaya.
Advertisement
- In Serial12 Chapters
The City of the Dragon Twisted
. 🐉 . The City of The Forever-Peace witnesses a pale young Buddhist Monk fighting his fearful thoughts of whether to cross the borders to Nepal and India against the death penalty. Why would that matter? In that September Autumn night of circa A.D.655, Emperor Táme’ Tie’-Zeon has been ruling an empire spanning 13,000 miles from the East to as far as the Baikal Sea in the Western Regions bordering the Middle East kingdom and the Rome Empire. Meanwhile, news has traveled that his Dharma-Son, Pan G. Monk faces an incredible Guillotine Execution that will chop off his waist in halves. The Empress Wǔl Zénder-Tan’ couldn't be careless. Why would that matter to the imperial family? Monks are just officials with equal vicarious duties and privileges. She would then spare her resourceful energy to maintain the fruitful relationship intertwining The Grand-Khan Jurchen-Warlords Clans in the North-East Desert in attempts to affirm her fate as the first and only female-Emperor, in the Medieval Ages of the Great City of the Dragon. Whereas The Abbot Master Xend'-Zeon of the Jade-Lotus Temple faces factions of religious politics. Particularly in the present, the Empress needed to manipulate the Master’s reputation to desperately seek life and/or the after-life merits. She decreed to be addressed as The Old Buddha Grand Father. The Master has had ideals of service to sentient beings since he was young. He could have traveled the Silk Road to the Far West entrance-point bypassing the five beacons as shortcuts save that he lacks the pertinent travel documents. Instead, he chose to cross the 800-mile овь-Gobi Desert that is as vast as the Baikal Sea, on foot. A route that is impossible in the history of the Buddha dharma. His heart never withers to support the mage of the red lotus that promises the Enlightenment of the Buddha-Land. Except that no one has ever endured the latitude of the heat. The pain. Alive, out of the desert sea. But he is also vulnerable to recognize the un-staticity of The Truth, The Truth itself, and the truth of seeking passion and mission for compassion in humankind. The mind and body reciting The Sūtra and The Heart, A phenomenon they knew better as if souls in chemical layers of their physique. Realizing enhanced mind training attaining controlling powers of life and death. Realizing the transformation of the unbearable pains and grievances he thought possible. . 2 . 🐉 . Meanwhile, dreams have been watching him to open The Third Eye, at The City's Amethyst-Jade Palace of the Second Emperor, Third Emperor, and Fourth Empress. Old Monks at The Nālandā Temple at the Far West Buddha Land; Householders Masters and Kings of the Jeek’-Foot Mountains of The City of the Naga-Dragon Twisted; in the Far West of The City of the Ever-Peace witness adventures of The Master. Lives at brinks of suicidal choices slaughtering ordeals. Who have inadvertently neglected the Master's karmic inflictions that would paradoxically affirm in a point of Near-Death Experiences; The Two-Profound-Reflective presented upon attaining The Deep-Active-Meditatitive Flow of Equanimity Samādhi. Eventually, The Seer Consciousness sees the Active Heart that is replete with The Latent Unconditional Love, Compassion And Empathy; that had been so close to us that we could not see it; as if one cannot see her own face. . 3 . 🐉 . Meanwhile also, the Imperial Criminal Affairs Clerk Ewen Hawk-Jean suffers too much seeking possession of desires and relief from a certain situation. Pan G., the Assistant Dharma-Translator to the Abbott Master Xend'-zeon has voluntarily or otherwise fallen into the supposed conspiracy or plain indifference. The imperial family's agenda of the Imperial Family of The Fang’-Chucks of course longs for a waist cut in halves not simply as souvenirs. Awaiting the Abbot Master is to come out from the disturbance. Incredibly transformative factors of the Mind-Transcendence-Samadhi are profoundly desired to spare the Monk Pan G. from the Post-Autumn Guillotine Execution that will chop off his waist in halves...... …But why would it matter to You?
8 77 - In Serial11 Chapters
Typical Isekai: Trying to Fight Corruption in Another World!
Exactly what it says in the title. This is a typical isekai where a girl gets run over by Truck-kun's American cousin, Taxi-kun, and is transported into a fantastical new world. There, with her new magical abilities, she'll do her best to fight corruption as she makes friends and deals with enemies. [Participant in the Royal Road Writathon challenge]
8 232 - In Serial11 Chapters
Genre : Fantasy
*Voiced by a 1970s radio-advertisement narrator* Are you... Tired of your Main Characters getting absurd power-ups? Tired of your side characters having nonsensical plot armors? Tired of your overpowered MCs delivering zero thrills, and their gigantic harems irritating the shit out of you? Tired of your MCs behaving like edgelords for no reason? If your answer is yes, then you have come to the right place. Join us and watch as he slowly gets fucked up(figuratively) by the foreign world he was kidnapped to. Watch him slowly morph from a normal teen into a sociopath who enjoys murdering, suffers from PTSD, and see how he tries to redeem himself from it. And much much more, only at Genre: Fantasy. T&C may apply. This is a slow-paced novel(the prologue itself consists of a dozen chapters.) that pressurizes more on the relations between its characters. Death is common, so better not get attached to characters here and there.
8 178 - In Serial21 Chapters
Boundless Plains
Lost in a new, seemingly endless world and searching for a way home, Jeck is soon going to find that the odds are quite literally stacked against him.
8 159 - In Serial42 Chapters
My Poems
8 111 - In Serial25 Chapters
Church Boy |Yoonmin|
;Being gay is a sin.;Wait intill I have you on your knees sucking me off, church boy.
8 160

