《LOVENEMIES [END]》53 - Bunga Untukmu
Advertisement
Kim Myungsoo tidak berani memeluk Bae Sooji terlalu lama dan melepaskannya setelah menepuk gadis itu dengan lembut. Saat Myungsoo menundukkan kepalanya dan melihat mata Sooji kini berkaca-kaca, dia merasakan jantungnya berputar dan bertanya,"Masih ada kesempatan, 'kan?"
"Itu tergantung pada para juri." Dia sangat malu dengan bagaimana pria itu melihatnya menangis, maka dari itu dia mengangkat tangan untuk menggosok wajahnya. "Aku ingin tahu apa mereka berhasil merekam semuanya dengan jelas. Aku tidak tahu apakah mereka akan menganggapku terhambat atau tidak."
Pada titik kecelakaan itu, posisi mereka berdua terlalu dekat dan mereka juga bergerak dengan kecepatan tinggi. Sooji tidak bisa mengingat dengan jelas apakah lengannya sudah menghalangi pihak lain saat pesaingnya itu mencoba memotong jalur. Kadang-kadang, pelanggaran yang dilakukan di arena hanyalah tindakan yang tidak disengaja dan terserah juri untuk memutuskan. Namun, juri hanyalah manusia. Juri bisa memiliki evaluasi yang berbeda dari keadaan yang sama persis.
Saat Sooji menunggu di sebelah arena, jantungnya berdetak cemas, tangannya menggosok bokongnya tanpa sadar. Melihatnya seperti itu, Myungsoo merasakan jantungnya sakit tapi pada saat yang sama dia memiliki keinginan untuk tertawa. Myungsoo benar-benar ingin membagi beban dengan Sooji tapi takut dipukuli.
Tidak butuh waktu lama bagi juri untuk selesai meninjau rekaman. Setelah beberapa analisis, ini adalah kesimpulan terakhir dari para juri: Bae Sooji sudah dihalangi untuk mendapatkan peringkat kedua dan bisa maju ke tahap berikutnya.
Sooji menghela napas lega.
Myungsoo melengkungkan bibirnya dan mengangkat tangan untuk mengetuk helm Sooji. "Kerja bagus."
Sooji baru saja akan menjawab Myungsoo saat dia melihat Kim Sowon berjalan di depan mereka menuju semi-final "B" untuk kompetisi 500 meter. Saat gadis itu melewati mereka, Sowon melirik Myungsoo.
Myungsoo masih asik bermain dengan helm Sooji.
"Semoga beruntung," ujar Sooji pada Sowon.
Untuk sekali ini, Sowon tidak memutar matanya, menatap kesal atau menertawakan Sooji. Sebagai gantinya, dia menjawab dengan lembut,"Oke."
Advertisement
Sooji terkejut. "Kim Sowon, apa kau salah makan obat?"
Kim Sowon kemudian pergi namun Sooji tampaknya mendengar gadis itu menggertakkan giginya.
Sooji menarik pandangannya dan menyadari bahwa Myungsoo kini sedang menatapnya. Dia menunjuk Sowon dan berkata,"Itu pesuruh terbaru yang aku dapatkan dari tim seluncur cepat. Bagaimana dia? Bukankah dia patuh padaku?"
Myungsoo menepuk helmnya. "Ayo pergi."
Yang kau tahu adalah cara mendapatkan pesuruh — dapatkan suami kalau kau bisa.
---
Sowon berhasil memasuki final. Dengan ini, UNK memiliki dua peserta yang berhasil memasuki final kompetisi 500 meter. Kim Yoojin sangat puas dengan hasil ini.
Saat mereka menetapkan jalur, Sowon ditempatkan di jalur paling dalam karena dia mendapatkan hasil terbaik. Karena Bae Sooji dikirim ke final oleh keputusan juri, dia ditempatkan di jalur paling luar dan itu bukanlah hal yang menguntungkan baginya. Posisinya sudah jelas dari awal. Meskipun dia tidak lebih lambat dari kontestan lain, dia tetaplah peringkat terakhir.
Pandangan Myungsoo menelusuri sosok di atas es yang berada di bagian belakang. Dia berkomentar pada Yoojin,"Bisa sampai di tingkat ini dalam tiga bulan sudah merupakan sebuah prestasi."
"Ya," Yoojin mengangguk. "Aku tidak menyangka dia akan memasuki final."
Myungsoo menyisihkan kekhawatirannya diam-diam.
Yoojin masih sedikit sedih. "Dia kurang berpengalaman."
Untuk olahraga seperti seluncur cepat, seseorang tidak hanya membutuhkan kecepatan tapi juga keterampilan dalam melampaui kontestan lain. Dapat dilihat bahwa Sooji berusaha untuk maju terus-menerus tapi tiga putaran sudah berlalu dan dia masih belum melakukannya.
Di babak keempat, Kim Yoojin tidak lagi memegang persyaratan untuk Sooji dan cukup puas selama gadis itu berhasil menyelesaikannya. Bagaimanapun, Sowon sudah menunjukkan keunggulan yang stabil dan emas pasti menjadi milik mereka jika tidak ada kecelakaan yang tidak terduga.
Namun, Sooji tiba-tiba mengerahkan seluruh tenaganya dan kecepatannya meningkat drastis. Dia seperti rudal saat dia menemukan celah yang tepat untuk memotong jalur dalam dari jalur luar. Peningkatakan kecepatannya terlalu mendadak dan dua lawan yang dia lewati tidak punya cara untuk mengawasinya. Mereka hanya bisa menonton dengan sia-sia saat sosok Sooji melesat melewati mereka dalam waktu kurang dari yang mereka butuhkan untuk berkedip.
Advertisement
Sialan! Ayo cepat kejar!
Tapi mereka tidak bisa mengejar.
Sama seperti ini, Sooji menyelesaikan jarak yang tersisa sambil mempertahankan tempat ketiga. Meskipun dia tidak berhenti berusaha untuk menyalip bahkan di setengah putaran terakhir, dia akhirnya tidak berhasil.
Namun, mendapatkan perunggu untuk pertempuran pertamanya masih cukup mengesankan!
Saat dia meninggalkan podium dan kembali ke tempat duduk dengan bunga-bunganya, dia melihat Myungsoo mengawasinya sambil bersandar ke dinding dengan tangan bersedekap. Memikirkan pelukan yang Myungsoo berikan sebelumnya, Sooji merasakan gelombang kehangatan di hatinya.
Karena itu, dia mengulurkan bunga-bunga di tangannya pada pria itu. "Kemenangan ini untukmu."
Saat Myungsoo mengambil bunga-bunga itu, matanya mendarat di wajah Sooji. Wajah pria itu sedikit tersenyum dan tatapannya cerah dan jernih.
Sooji mulai merasa sedikit canggung dan mengalihkan pandangannya.
Myungsoo mengangkat bunga-bunga itu ke hidungnya dan menghirupnya. Pada saat yang sama, di saku kanannya, tangannya memegang sepotong ambar mentah. Dia menggosok batu itu dengan santai dan ragu-ragu. Akhirnya, saat dia hampir akan mengeluarkannya, tangannya mengendur dan ambar itu jatuh kembali ke sakunya.
Sekarang bukan waktunya. Aku tidak bisa membuatnya khawatir, pikirnya.
Bagi sebagian orang, bertindak secara hati-hati adalah cara yang perlu dilakukan.
Advertisement
- In Serial38 Chapters
Vampire Genesis
Zuheil hurt anyone she could until the consequences of her actions caught up with her when she was murdered in retribution. In the depths of hell, she came upon an entity that had use for her in its perpetual war with the light. She was sent to a world different from her own, to fulfil its vague purpose. Zuheil awakens in the body of a Beast of great power. She must now learn how to control it and, in time, use it to dominate.
8 165 - In Serial15 Chapters
The Polyglot's Rune
Fear. Regret. Memories. They all flashed before my eyes as my life began to fade away. I felt a darkness encroach upon my heart followed by a sinister foreboding. Within that moment I was asked a single question by a powerful, mystical being. “Brave being, do you wish to accomplish a great deed in your life?” “No,” I refused, but the voice did not listen. It summoned me to its world only to try to have me slaughtered. But then, I was saved by him, the princess who disguised herself as a man. He was hellbent on revenge, and he was determined to drag me down with him. This story is meant to be a bit of a mix of genres and cultures, so there are some elements that may seem xianxia like, but it's not exactly the same so I didn't tag it. It also has multiple lead characters but is written in first person. Schedule: Dropped Normal Chapter Length: approximately 3000 words Warning: Tagged [15+] for Strong Language and Violence (Gore and Profanity aren't very prevalent, but I added the warning tags just in case).
8 130 - In Serial58 Chapters
The Seeker's Quest
This is my first full creation I hope you enjoy. Shae was raised mostly by her parents, though she spent the summers at her Great grand uncles house since she was 5. He was a bit odd, though attentive, and taught her to have fun with skills long out dated. She solved puzzles, riddles, and learned to track. They enjoyed time in the woods living off the land. His house was beyond fun and games during the summer for a young girl who was taught to love adventures. Now years later she is about to find her own way to adventures she never dreamed of. And maybe, never wanted.
8 93 - In Serial12 Chapters
Orc Hunt
What happens when a non-hero is asked to do a hero's job after a band of Orcs raid his sleepy country town? This started as a "what if" game I was playing with my kids. Here's hoping you enjoy it, too!
8 72 - In Serial48 Chapters
A world that divides us mha/bnha
✨completed as of 12/12/21✨⭐️97k+ words⭐️🌞 finished editing as of 1/2/22🌞🧀you can see my writing get better throughout this book lol🧀When Izuku come face to face with death can his quirk finally finally reveals itself? What happens when things take a sharp left turn? Is this the quirk he's longed for, or is he victim to another mans quirk? Ah yes your prays have been heard, There is dadzawa in this.And something like todobakudeku someone suggested it so I thought I'd give it a shot. Warnings as I won't be putting them above chapter:Death /Main character deathInjuries &Gore Physical Abuse & Mental manipulation Experimentation / medical processes Mental health issuesCreepy old men/ non con medical procedures ^^Descriptive detail of all above^^Cover art by @oksopi12 on Twitter! Story overview on chapter ⓪Started: 25 JanuaryFinished: 12 December
8 171 - In Serial39 Chapters
A girl, Isabella, gets abducted and taken onto a ship. The ship is a transport for the intergalactic zoo and Isabella would be the second human taken to the zoo. Drew, who was taken in 1949, had to fight for his life for what seems to be months, when in actuality has been decades. Isabella gets put into a human exhibit where she meets drew. They must survive together in order to escape but will they? Will they fall in love? Or will all hope be lost and they give up?NOTE: this is my very first book and I won't be editing it. Therefore please understand that there will be a lot of issues like an underdeveloped plot line or not enough character development. Also it's kind of cringy. Read at your own risk
8 113

